Palu – Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Santigi Universitas Tadulako kembali
menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi anggota aktif, tidak hanya dalam bidang petualangan dan konservasi alam, tetapi juga dalam literasi dan publikasi. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan...
Palu – Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Santigi Universitas Tadulako kembali
menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi anggota aktif, tidak hanya dalam bidang petualangan dan konservasi alam, tetapi juga dalam literasi dan publikasi. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Penulisan dan Publikasi yang mengusung tema “Dari Alam ke Lembar Berita”.
Kegiatan ini dirancang sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan anggota dalam menulis berita, artikel, serta dokumentasi kegiatan organisasi secara sistematis dan menarik. Sebagai organisasi yang kerap terlibat dalam ekspedisi, penelitian, hingga pengabdian masyarakat, MAPALA Santigi menyadari pentingnya publikasi sebagai sarana menyebarkan informasi, menyuarakan kepedulian lingkungan, sekaligus memperkenalkan aktivitas positif mahasiswa kepada masyarakat luas.
Dalam pelatihan ini, para anggota dibekali pemahaman dasar jurnalistik, teknik menulis berita, serta strategi publikasi yang efektif di berbagai media. Lebih dari sekadar keterampilan teknis, kegiatan ini juga menanamkan kesadaran bahwa tulisan merupakan jembatan untuk mengabarkan kisah perjuangan, nilai konservasi, dan semangat solidaritas dari lapangan ke ruang baca publik.
Ketua MAPALA Santigi (Muh.Rifaldi) menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi organisasi untuk membentuk generasi mahasiswa yang kritis, kreatif, dan peduli lingkungan. “Kami ingin setiap kegiatan kami laksanakan tidak hanya berhenti di medan, tetapi juga bisa didokumentasikan dan disuarakan dalam bentuk tulisan yang menginspirasi banyak orang,” ujarnya.
Dengan terlaksananya pelatihan ini, diharapkan anggota aktif MAPALA Santigi mampu menjadi penjelajah yang juga penulis, sehingga setiap jejak langkah di alam bebas dapat ditransformasi menjadi karya tulis yang berdaya guna bagi kampus, masyarakat, dan lingkungan.